STMIK PRINGSEWU
– Penggalangan dana yang dilakukan memasuki hari kedua, Rabu (21/10).
Penggalangan dana tersebut bukan hanya dilakukan di kampus saja. Bencana
kabut asap membuat mahasiswa-mahasiswi STMIK Pringsewu, melakukan
penggalangan dana dengan turun ke jalan. Penggalangan dana yang
dilakukan itu, semata-mata agar masyarakat di negara kita, terkhusus di
Pringsewu ikut berpartipasi membantu warga yang berada di Kalimantan dan
Sumatera.
Koodinator Kegiatan Aksi Penggalangan
Dana ini Windi Safitri NPM. 14100209, mahasiswa jurusan sistem informasi
mengatakan bahwa aksi penggalangan dana yang dilakukan merupakan bentuk
simpati dan empati mahasiswa STMIK Pringsewu terhadap musibah yang
menimpa saudara-saudara kita yang terkena dampak asap. Windi selaku
koordinator aksi penggalangan dana mengatakan, aksi ini akan
dilaksanakan selama 6 hari, kita sudah berjalan dua hari, hari ini Kamis
(22/10) memasuki hari ketiga, ucapnya.
Kami
berharap dan memohon doa kepada semua masyarakat untuk sama-sama
memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak kabut asap,
ucap Windi.
Sementara Presiden Mahasiswa STMIK
Pringsewu, Siti Khoiriyah mengatakan bahwa kegiatan ini demi kepedulian
terhadap nasib saudara kita meskipun jauh. “Walaupun kita jauh dari
mereka, tetapi kita juga punya ikatan saudara. katanya.
Nur
Aminudin, M.T.I selaku wakil ketua III STMIK Pringsewu mengatakan,
dengan penggalangan seperti ini, Mahasiswa STMIK Pringsewu mempunyai
loyalitas dan rasa solidaritas yang tinggi terhadap musibah yang menimpa
saudara-saudara kita.
Kita menyadari bahwa
membantu saudara kita yang terkena musibah adalah sebuah kewajiban
dengan mengulurkan bantuan dan ajaklah teman-teman kita untuk memberikan
bantuan kepada saudara kita yang terkena musibah semaksimal mungkin,
doakanlah agar mereka diberi kesabaran agar diberikan ganti yang lebih
baik.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar